JuruPos – Direktur Center for Budget
Analysis, Uchok Sky Khadafi heran dengan istilah penghematan belanja
kementerian atau lembaga di APBN 2016. Menurutnya, hal itu sama dengan
amputasi atau menghapus anggaran untuk kebutuhan dan kepentingan penegakan
hukum.
Akibatnya,
lanjut Uchok, hilangnya rasa aman masyarakat. Di sisi lain, kata dia, koruptor
juga akan mendapatkan kabar gembira. “Sepertinya para koruptor akan berpesta,
karena alokasi anggaran pada aparat hukum seperti Kejaksaan, kepolisian, KPK,
dan PPATK sangat minim, dan akan susah menjangkau para maling anggaran negara,”
kata Uchok, Minggu (4/9). (Pjk)
